Zakaria Saman : 17 Tahun Perdamaian Aceh, Masih Banyak Eks Kombatan Belum Sejahtera

17 tahun pasca terjadinya perdamaian antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dinilai masih banyak eks kombatan tersebut yang masih belum sejahtera.

Mantan Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Zakaria Saman atau panggilan akrab Apa Karya mengatakan, selama 17 tahun perdamaian Aceh, masih banyak mantan kombatan GAM yang sulit dengan pekerjaan.

“Coba datang dan lihat saja di kampung-kampung, masih banyak eks kombatan GAM yang belum sejahtera dan pekerjaannya saja sulit,” ujar Zakaria Saman, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Zakaria Saman menambahkan, dalam momentum hari perdamaian Aceh, maka jangan hanya sebatas pelaksanaan kegiatan seremonial saja, tapi harus melakukan aksi nyata agar semua hasil perdamaian bisa terealisasi dengan baik.

Saat sekarang ini hanya partai lokal saja yang baru terealisasi, sementara hal-hal lainnya masih banyak yang belum, sehingga perlu adanya aksi-aksi yang konkrit.

“Sebenarnya perdamaian ini harus diatur dengan baik, seperti yang terjadi di Malaysia, minta merdeka tapi diatur oleh Inggris. Seharusnya perdamaian ini harus tertulis komitmen dan diatur dengan undang-undang,” tutur Zakaria Saman.

Sebagaimana diketahui, pada tanggal 15 Agustus 2005 lalu, Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka, bersepakat menandatanggani perjanjian damai yang berlangsung di Helsinki, Finlandia.

Indonesia diwakili Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaludin, sedangkan GAM mengutus Malik Mahmud Al Haytar untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tersebut.

 

Sumber Artikel

Leave a Reply