Waspada! Aceh Darurat Narkoba, Peredaran Narkoba di Aceh Sudah Berbentuk Kartel

Sayed Muhammad Muliady

Selain itu, masih ada satu persoalan besar lain yang juga perlu mendapat perhatian serius, yaitu peredaraan narkoba.  

Provinsi Aceh saat ini sedang dilanda berbagai persoalan krusial yang dapat memengaruhi keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat dan generasi muda.

Bahkan beberapa pihak menyorot soal pelaksanaan syariat Islam, pendidikan, dan kemiskinan yang masih tinggi.

Selain itu, masih ada satu persoalan besar lain yang juga perlu mendapat perhatian serius, yaitu peredaraan narkoba.

“Aceh hari ini darurat narkoba, penjualan sudah mengarah ke dalam bentuk-bentuk kartel yang menguasai perdagangan dan penjualan sampai ke desa-desa,” ungkap mantan anggota Komisi III DPR RI Sayed Muhammad Muliady kepada Serambinews.com, Senin (8/8/2022).

Menurut praktisi hukum (advokat) kelahiran Langsa ini, masalah tersebut tidak mendapatkan perhatian serius dari pemangku kebijakan di Aceh.

Padahal sangat jelas mengancam generasi Aceh masa mendatang.

“Kita seperti tidak mau tahu, penegakan syariat Islam, guru-guru, ulama di Aceh seperti tidak berdaya menghadapi toke-toke yang mulai kelihatan kekuatannya secara ekonomi dan politik,” ucapnya.

Sayed berharap persoalan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama dalam memberantasnya.

“Ini PR besar kita semua, kalau tidak satu generasi Aceh ke depan hancur oleh ulah-ulah bandar-bandar sabu yang notabenenya orang-orang Aceh juga,” ujarnya.

 

Sumber Artikel

Leave a Reply