Dukungan Pemerintah Aceh dan Kadisdik Terfokus kepada Anak – Anak Emas

Para warga Sekolah Luar Biasa (SLB) mengaku sangat bangga karena perhatian Pemerintah Aceh terus tertuju kepada lembaga pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Apalagi beberapa waktu lalu, Sekda Aceh dr Taqwallah M Kes dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM bersama Kacabdin Wilayah Banda Aceh – Aceh Besar, Syarwan Joni Spd MPd mengunjungi langsung sejumlah SLB, salah satunya adalah SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh, berlokasi di Jalan Rel Kereta Api, Gampong Juroung Peujeura, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

“Kami merasa sangat bangga karena sampai saat ini SLB masih menjadi proritas kunjungan dari Sekda Aceh, Kadisdik dan Kacabdin,” ujar Kepala SLBN Pembina Provinsi Aceh, Yossi Novianti, SE SPd, Senin (8/8/2022).

Yossi menyampaikan jika kunjungan para pengambil kebijakan tersebut menjadi motivasi yang sangat luar biasa kepada para guru – guru. Bukan hanya bagi SLBN Pembina, termasuk bagi SLB lainnya yang ada di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Ini tentu saja sangat berdampak pada kinerja guru, berdampak pada wali murid, berdampak pada siswa. Seluruh warga sekolah merasakan dampaknya, karena pada saat dikunjungi berarti perhatian pemerintah sudah tertuju kepada kita,” kata Yossi.

Dengan hadirnya langsung Sekda, Kadisdik, Kabid PKLK, Kacabdin, menjadi sebuah motivasi bagi warga sekolah untuk terus membangun sinergi dengan sekolah sekolah sekitar. Sehingga SLB menjadi lembaga pendidikan khusus yang dapat melahirkan lulusan yang mandiri, beriman dan taqwa (imtaq), memiliki etika, moral dan kebribadian yang baik.

Sekali lagi dirinya menyampaikan jika kunjungan itu, membawa manfaat yang sangat besar bagi SLBN Pembina, karena merasa lebih diperhatikan. Apalagi juga hadir para kepala SLB, Kepala SMK/SMA dan pengawas. Mereka juga masuk sampai ke ruang kelas untuk menyapa para siswa. “Jadi tidak hanya berkunjung untuk zoom zikir, tapi juga memberikan masukan ide dan saran, serta terus menyemangati para guru dan siswa,” terangnya.

Banyak masukan berupa ide dan saran yang disampaikan Sekda dan Kadisdik untuk peningkatkan mutu lulusan SLB, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang mandiri, tidak hanya mandiri untuk membantu dirinya sendiri, melainkan juga mandiri di bidang keterampilan vokasional dan kelak bisa berwirausaha dan mereka diterima dengan baik di masyarakat luas.

“Terima kasih banyak dari kami warga SLB, karena pada saat ini perhatian pemerintah dan Disdik Aceh sudah sangat lebih baik daripada sebelumnya. Saat ini sepertinya perhatian lebih terfokus kepada anak anak emas semoga perhatian ini bisa kami jadikan motivasi ke depan agar SLB kelak, khususnya SLBN Pembina Provinsi Aceh bisa mewujudkan impian – impian para wali murid dan bisa menghasilkan lulusan yang mandiri,” demikian ujar Yossi.

 

Sumber Artikel

Leave a Reply